Perlunya memiliki integritas

Tahukah Anda, bahwa sebenarnya Allah lebih mengingini hati manusia, kasih yang tulus dari anak manusia kepada-Nya. Untuk memperoleh umat yang mengasihi-Nya dengan tulus, maka Allah memberikan kehendak bebas (free-will) kepada manusia, sebab sulit mengharapkan kasih yang tulus jika dilakukan dengan paksaan atau tekanan atau karena rasa takut atau ancaman. Seberapa baikkah perbuatan baik dapat dilakukan oleh seseorang, apabila dasarnya adalah karena takut dihukum?
…………………………………….
Kitab suci mencatat beberapa gelintir saja anak manusia yang berketetapan hati untuk menggunakan kehendak bebasnya untuk beribadah dan menjalin hubungan yang dekat dengan Allah. Adalah Henokh dan nabi Nuh yang telah membuat keputusan yang cerdas untuk hidup bergaul karib dengan Allah, untuk mengasihi Allah dengan tulus.
Orang-orang yang luarbiasa ini dapat sukses menjalani hidup yang berkenan kepada Allah bukan karena dukungan kondisi lingkungan atau masyarakat sekitarnya. Hamba-hamba Allah yang hebat tidak membutuhkan kondisi lingkungan yang sempurna untuk dapat membuatnya memiliki integritas yang kuat untuk tetap mengasihi TUHAN dengan tulus.
Nuh hidup dalam sebuah zaman, ketika mayoritas umat manusia purba menjalani hidup yang rusak , penuh kekerasan dan kejahatan sehingga memilukan hati Allah
Awalnya iblis mengira bahwa kesalehan Ayub tidak tulus, melainkan karena dukungan materi, berkat yang berlimpah dan kesehatan yang prima serta besarnya perhatian TUHAN padanya. Namun prasangka iblis itu seketika musnah, ketika Ayub diuji dengan: pertama, dipisahkan dengan kelimpahan materi, dibuat bangkrut total, dan kedua, direndam dalam sakit penyakit. Namun hasil akhir membuktikan integritas Ayub. Tokoh hebat ini tidak memerlukan kelimpahan harta untuk membuatnya mengasihi dan menghormati TUHAN dengan kesalehan yang tulus.

Silahkan baca selengkapnya di SINI

Pos ini dipublikasikan di Pengajaran. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s